Jumat, 06 Juli 2012

TEKNOLOGI HASIL HEWANI


MENGAWETKAN TELOR DENGAN CHITOSAN

Oleh :  Wisnu Wardhono

Telur merupakan salah satu produk hewani yang digunakan sebagai bahan pangan sumber protein, lemak dan vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Sejak dikeluarkan dari kloaka, telur mengalami penurunan mutu. Semakin  lama disimpan, penurunan  mutu  akan semakin  besar,  yang  akhimya dapat menyebabkan kerusakan  atau menjadi  busuk.  Penurunan mutu  ini tidak  dapat dicegah, hanya dapat  diperiambat  kecepatannya dengan  berbagai periakuan, yang disebut pengawetan  telur segar.
 Penurunan  mutu  antara lain  turunnya  berat  telur  yang  disebabkan penguapan gas  seperti  uap  air,  karbondioksida, amoniak, nitrogen  dan  HIS. Karena  penguapan  tersebut  juga akan  menyebabkan  tejadinya  pembesaran kantung udara. Juga menyebabkan perubahan  kimiawi  isi  telur akibat terlepasnya gas CO2,  yang jika  tidak dilakukan penyimpanan yang baik akan mengakibatkan telur tidak dapat dikonsumsi, bahkan menjadi busuk.

BISNIS PERMEN LOLIPOP

BISNIS LOLLIPOP

Bisnis Permen Lolipop menggiurkan, dengan modal hanya satu pak, dengan harga 30.000,- atau harga satuan 1.500,- kemudian di jual 2.500,-..........lumayan kan!!!!!!!!!
Siapa berminat hubungi : Toko Trisha 022. 4245521

 BENTUK LOVE

 BENTUK BULAT

Sabtu, 21 April 2012

MIE HITAM


MIE  HITAM  KAYA  ANTIOKSIDAN


Antioksidan didefinisikan sebagai senyawa yang dapat menunda, memperlambat, dan mencegah proses oksidasi lipid. Dalam arti khusus, antioksidan adalah zat yang dapat menunda atau mencegah terjadinya reaksi antioksidasi radikal bebas dalam oksidasi lipid. Sebagai molekul tidak stabil, radikal bebas selalu berusaha “menyerobot” elektron molekul lain di dalam tubuh untuk membuatnya stabil kembali. Hal ini dapat menghancurkan bangunan dan struktur sel-sel tubuh serta mengubah ukuran dan bentuk mereka. proses perusakan sel ini seperti perkaratan besi oleh oksigen yang menghancurkan bentuknya. Kerusakan sel-sel tersebut pada akhirnya menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan. Radikal bebas yang berlebihan dapat memicu dan emperparah penyakit jantung, penyakit infeksi, tumor dan kanker, penyakit mata (seperti katarak dan glukoma), penyakit kulit (seperti alergi dan dermatitis), dan lainnya serta mempercepat proses penuaan. Mengkonsumsi lebih banyak antioksidan membantu tubuh untuk menetralisir radikal bebas berbahaya. Antioksidan berperan menetralisir radikal bebas dengan “menyumbangkan” elektron sehingga membuatnya stabil

Minggu, 01 April 2012

WINE de COFFE


WINE DE COFFE ala WISH

Wine de coffe  adalah minuman yang mengandung alkohol bukan sebab ditambahkan, melainkan karena terjadinya fermentasi di dalam sari buah kopi. Bahan baku untuk pembuatan Wine de coffe  adalah limbah pengolahan biji kopi dari tahapan pulping. 
Pulping bertujuan untuk memisahkan kopi dari kulit terluar dan mesocarp (bagian daging), hasilnya pulp. Prinsip kerjanya adalah melepaskan exocarp dan mesocarp buah kopi dimana prosesnya buah kopi ditempatkan pada tanki mesin pengupas lalu disiram dengan air, mesin pengupas bekerja memisahkan biji dari kulit buah.

Minggu, 25 Maret 2012

TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUSU


PEMALSUAN SUSU

    Air susu merupakan bahan makanan yang sempurna karena mengandung hampir semua zat-zat gizi yang diperlukan  oleh tubuh. Zat gizi dalam air susu terdapat dalam keadaan seimbang mudah di cerna gizi lebih di banding  dengan lainnya, dan mudah dicerna dan diserap dengan sempurna oleh tubuh. Masa simpan susu relatif lebih pendek karena komponen yang dikandung oleh susu tersebut relatip mempunyai kestabilan yang rendah, keadaan ini diperburuk lagi dengan adanya konstaminasi mikroorganisma dari luar yang pada gilirannya akan memperpendek masa simpan susu tersebut. Kecepatan pertumbuhan mikroorganisma akan di pacu lebih cepat lagi dengan kondisi perternakan rakyat yang sebagian besar masih bersifat tradisional dengan lokasi yang terpencar dan jarak peternakan untuk peragian memerlukan waktu yang lama. Sehingga banyak susu murah dan di tolak karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

Senin, 19 Maret 2012


MANISAN SALAK PEDAS ala WISH


Salaca edulis
Buah salak yang telah dipanen masih dalam keadaan hidup, oleh karena itu komposisinya mengalami perubahan-perubahan, karena berlanjutnya kegiatan metabolisma, yang akhirnya akan menyebabkan buah-buahan tersebut mempunyai masa simpan yang cepat dan akhirnya menjadi rusak. Secara kualitatif dapat diketahui bahwa hasil pertanian (salak) setelah dipanen mengalami kerusakan yang diperkirakan sebesar   20 – 40 persen.
Kecepatan perubahan komposisi dari jaringan tersebut dipengaruhi oleh kecepatan respirasi. Jika buah dipanen pada waktu buah matang dan optimal untuk dimakan, maka buah itu akan memperlihatkan respirasi yang cepat, dan akan disertai dengan kobosokan yang cepat pula.    Buah-buahan dan sayuran yang mempunyai intensitas yang rendah pada umumnya dapat disimpan lama.  Laju respirasi  dapat diukur dengan penetapan oksigen  yang diikat atau CO2 yang dibebaskanKecepatan perubahan komposisi dari jaringan tersebut dipengaruhi oleh kecepatan respirasi. Jika buah dipanen pada waktu buah matang dan optimal untuk dimakan, maka buah itu akan memperlihatkan respirasi yang cepat, dan akan disertai dengan kobosokan yang cepat pula.       Buah-buahan dan sayuran yang mempunyai intensitas yang rendah pada umumnya dapat disimpan lama.  Laju respirasi  dapat diukur dengan penetapan oksigen  yang diikat atau CO2 yang dibebaskan. Salah satu usaha menangani masalah tersebut, sekaligus meningkatkan nilai tambah dari buah salak tersebut, maka pengolah menjadi manisan salak pedas merupakan perlakuan yang bisa dicoba.
            .
Resep Bahan Manisan Salak Pedas :
  • salak  yang matang 1,5 kg , iris-iris
  • gula pasir 500 gram
  • air 300 ml
  • garam 2/3 sendok teh
  • cabe rawit 10 buah, iris-iris
Cara Membuat Manisan salak Pedas :
  1. Kupas salak dan bersihkan dari bagian dari bagian-bagian yang tidak diperlukan seperti lapisan tipis/kulit ari yang melekat di bagian daging buah, biji dan potong-potong memanjang
  2. Rebus air dengan gula, garam, irisan cabe rawit hingga mendidih. Angkat.
  3. Diamkan air rebusan tersebut hingga agak hangat. Masukkan mangga, diamkan sampai dingin.
  4. Siapkan wadah stoples kaca yang bersih dan kering. Masukkan mangga bersama air dan gula.
  5. Simpan dalam lemari es minimal selama sehari agar bumbu meresap, sebelum dijual/disajikan
Manisan salak pedas
Keterangan tambahan :    resep ini dapat pula digunakan untuk jenis buah yang lain seperti  buah mangga, kedongdong,  pepaya (mature green)  dan lain-lain

SELAMAT MENCOBA

TEKNOLOGI PANGAN (NATA DE COFFE)


PEMANFAATAN LIMBAH KOPI UNTUK PEMBUATAN 
PRODUK NATA DE COFFE

Oleh Wisnu Wardhono

Kulit buah kopi merupakan limbah dari pengolahan buah kopi untuk mendapatkan biji kopi yang selanjutnya digiling menjadi bubuk kopi. Limbah kopi tersebut terdiri dari : limbah kulit, , dan limbah pulp. Kalau diamati bagian limbah yang terbuang ini masih memiliki bagian daging buah, hanya saja bercampur dengan bagian yang tidak diinginkan. Limbah atau hasil ikutan (side product) kopi relatif hanya dibuang begitu saja.
Limbah cair hasil proses pengolahan kopi mengadung tingkat polusi yang tinggi. Komponen utama limbah cair adalah bahan-bahan organik, yang berasal dari depulping dan proses pengelupasan kulit kopi yang berlendir. Mayoritas dari material organik di dalam limbah cair tersebut mengandung nilai COD yang sangat tinggi sebesar 50000 mg/l, sedangkan BOD mencapai 20000 mg/l.